Dorodake yo najimenai to kaide
Onaji youni waraenai utsumuite aruitano
Isogi ashi de surechigau hitotachi
Yume wa kanai mashita ka?
Atashi mada mogaiteru...
Kodomo no koro ni modoru yori mo
Ima wo umaku ikitemitai yo
Kowagari wa umaretsuki
Hino ataru basho ni dete
Ryou te wo hirogete mita nara
Ano sora koete yukeru kana
Nante omotara
Tobitatsu tame no tsubasa sore wa mada mienai
Kantan ni ikenai kara kiite yuke
Nureta koinu hiroe ageta dake de
Choto waraechau hodo namida ga koborete kita
Ai saretai ai saretai bakari
Atashi itte ta yone motomeru dake jya dame ne
Kodomo no koro wa mama no ko to
Hidoku kizutsuketa hi mo atta yo ne
Kawaritai ima zembu
Hino ataru basho ni dete
Kono te wo tsuyoku nigitte mita
Ano basho ano toki wo kowashite
I CAN CHANGE MY LIFE
Demo kokoro no naka subetewo
Totemo tsutae kirenai
Kantan ni ikenai kara kiite yuke
Hino ataru basho ni dete
Chizu wo hirogete miru kedo
I KNOW YOU KNOW
Mayoi michi mo shikatanai
I CAN CHANGE MY LIFE
Sugitekita hibi zembu de
Ima no atashi nanda yo
Kantan ni ikenai kara kiite yuke
LIFE
aa_gus, Minggu, 29 Maret 2009YUI
aa_gus, Rabu, 18 Maret 2009
Kalau ditanya siapakah penyanyi favorit, jawaban saya adalah YUI. dia adalah seorang penyanyi Jepang yang Cute abizzz. berikut ini saya tampilkan biografi dari Yui.
Yui adalah seorang penyanyi dan pencipta lagu yang berasal dari jepang. ia lahir pada tanggal 26 Maret 1987 di Fukuoka Jepang.
Yui tumbuh dewasa Sebagai seorang anak yatim sehingga ia tidak mempunyai kenangan tentang ayahnya. Yang dia ingat adalah bahwa ia selalu dekat dengan musik dari radio yang ada di mobil ibunya. Saat itulah dia bercita-cita menjadi seorang penyanyi sejak duduk di bangku sekolah dasar.
Ketika duduk di SMP, Yui terpengaruh ibunya untuk menuliskan perasaan-perasaannya. dalam buku diari dan dalam bentuk puisi. Oleh karena itu, ia mulai menulis lagu. Sambil bersekolah, Yui juga bekerja paruh waktu untuk membantu mengumpulkan biaya kuliah. Karena terlalu sibuk bekerja paruh waktu dan sekolah, dia banyak kehilangan waktu untuk menekuni dunia musik. Sampai akhirnya ia jatuh sakit dan dirawat di rumah sakit. Pada saat itulah ia punya banyak waktu untuk mendalami musik dan menulis lagu.
Setelah meninggalkan rumah sakit, dia menyaksikan konser jalanan Bianco Nero, sejak saat itulah cita-cita Yui untuk menjadi seorang penyanyi semakin kuat. Bianco Nero merekomendasikan Yui untuk bergabung dengan sekolah musik. Dia akhirnya memutuskan untuk meninggalkan sekolah dan berkonsentrasi mempelajari cara menulis lagu dan gitar, ia berpendapat bahwa sekolah dan musik tidak dapat berjalan bersamaan.
Karir profesionalnya dimulai pada Bulan Maret 2004 ketika dia mengikuti audisi yang diadakan Sony Music Jepang. Setiap peserta diwajibkan menyanyikan 2 buah lagu, tetapi karena sangat bersemangat, Yui menyanyikan 3 lagunya, “why me”, “it’s happy line”, dan “I know”. Dewan juri pun memberikan nilai tertinggi padanya. Saat itulah banyak label rekaman saling berebut untuk mengontraknya. Lagu pertama yang dinyanyikan, "Why Me" nantinya dijadikan single perdana, diikuti dengan "It's Happy Line" dan "I Know". Keduanya diterbitkan sebagai singel indie debutnya.
From Me to You (2005–2006)
Untuk menjadi seorang penyanyi terkenal, Yui meninggalkan Fukuoka dan pergi ke Tokyo. Kenangan kepada kampung halamannya ia wujudkan dalam sebuah lagu berjudul “Feel My Soul”. Dia berencana untuk meluncurkan album itu dengan indie label sebagai penghormatan terhadap kampung halamannya. Tetapi ketika lagunya didengar oleh produsen Fuji TV, Mr. Yamaguchi yang hanya melihat melalui video demo, ia sangat kagum dengan suara Yui, bahkan Mr. Yamaguchi membuat sebuah drama Fukigen na Gene yang menggunakan lagu Yui sebagai soundtracknyaPada tanggal 23 Februari, Yui meluncurkan debut single pertamanya pada mayor label berjudul "Feel My Soul". Musik pada drama Fukigen na Gene sebagian memakai lagu Yui sebagai Soundtrack yaitu “Feel My Soul” dan "it’s Happy Line". Berkat drama tersebut, penjualan single Feel My Soul mencapai 100,000 copy dan menempati urutan 8 tangga lagu di Oricon Weekly Charts dalam minggu pertamanya. Single berikutnya, "Tomorrow’s Way", "life" dan "Tokyo" tidak sesukses Feel My Soul. Setelah meluncurkan 4 single, Yui meluncurkan album pertamanya yang diberi judul “From Me to You” yang terjual lebih dari 200.000 copy.
Can't Buy My Love (2006–2007)
Setelah merilis album, Yui mendapat tawaran main film Taiyou no Uta yang diluncurkan pada tanggal 17 Juni 2006. Film tersebut masuk dalam Festival Film Cannes 2006 dan Yui mendapatkan Japan Academy Prize serta menerima Best Newcomer Award untuk taiyou no Uta. Sebelum filmnya diluncurkan di bioskop, Yui terlebih dulu meluncurkan single kelimanya "Good-Bye Days" yang terjual sebantak 200,000 copy. Lagu ini ditulis sebagai lagu dalam film Taiyou no Uta.Single Yui berikutnya adalah "I Remember You" yang penjualannya terdongkrak berkat single sebelumnya, “Good-Bye Days”. Segera setelah itu, Yui kembali meluncurkan single ketujuh "Rolling Star" yang terpilih sebagai lagu tema pembukaan kelima untuk serial anime “Bleach” dan "Che.r.ry", single kedelapannya, digunakan sebagai lagu untuk iklan televisi ponsel KDDI layanan “au Listen Mobile Service”. Album keduanya “Can't Buy My Love” diluncurkan tanggal 4 April 2007 yang berhasil menjadi nomer 1 di Oricon selama dua minggu dan memecahkan rekor penjualan album sebelumnya dalam satu minggu. Total penjualan album keduanya mencapai 680,000 copy.
I Loved Yesterday (2007–2008)
Yui meluncurkan single kesembilannya "My Generation / Understand" pada 13 Juni 2007. lagu ini menduduki peringkat pertama di Oricon Weekly Charts pada minggu pertama sejak peluncurannya. Single kesepuluhnya, "Love and Truth" dirilis pada tanggal 26 September 2007 dan menjadi lagu tema film “Closed Note” yang dibintangi Erika Sawajiri. Album ketiga Yui dirilis pada 9 April 2008 yang berjudul “I love Yesterday”. Album ini menjadi nomor 1 di Oricon Weekly Charts, dan terjual lebih dari 400,000 copy. Yui merilis single berikutnya yang berjudul “Summer Song” pada 2 Juli 2007. single ini juga menduduki peringklat pertama pada tangga lagu Oricon Weekly Chart.
My Short Stories (2008–Present)
Kumpulan album Yui yang terakhir, “My Short Stories” dirilis pada 12 Nopember 2008 dan lagi-lagi kembali menduduki urutan pertama pada Oricon. Yui merupakan penyanyi wanita kedua yang B-side album kompilasinya menduduki puncak tangga lagu setelah Seiko Matsuda dengan "Touch Me" tahun 1984. hal ini membuat penjualan album sebelumnya “From Me to You” meningkat kembali. Dalam blog “Yui Diary" Yui menyebutkan bahwa dia akan istirahat sejenak dari semua penampilan publik setelah album baru ini untuk berkonsentrasi memproduksi lagu-lagunya. sumber: wikipedia.org
Hinamatsuri
aa_gus, Sabtu, 31 Januari 2009
Hinamatsuri atau Hina Matsuri adalah perayaan setiap tanggal 3 Maret di Jepang yang diadakan untuk mendoakan pertumbuhan anak perempuan. Keluarga yang memiliki anak perempuan memajang satu set boneka yang disebut hinaningyō atau boneka festival.
Satu set boneka terdiri dari boneka kaisar, permaisuri, puteri istana (dayang-dayang), dan pemusik istana yang menggambarkan upacara perkawinan tradisional di Jepang. Pakaian yang dikenakan boneka adalah kimono gaya zaman Heian. Perayaan ini sering disebut Festival Boneka atau Festival Anak Perempuan karena berawal permainan boneka di kalangan putri bangsawan yang disebut hiina asobi (bermain boneka puteri).
Walaupun disebut matsuri, perayaan ini lebih merupakan acara keluarga di rumah, dan hanya dirayakan keluarga yang memiliki anak perempuan. Sebelum hari perayaan tiba, anak-anak membantu orang tua mengeluarkan boneka dari kotak penyimpanan untuk dipajang. Sehari sesudah Hinamatsuri, boneka harus segera disimpan karena dipercaya sudah menyerap roh-roh jahat dan nasib sial.
Susunan boneka
Boneka diletakkan di atas panggung bertingkat yang disebut dankazari (tangga untuk memajang). Jumlah anak tangga pada dankazari ditentukan berdasarkan jumlah boneka yang ada. Masing-masing boneka diletakkan pada posisi yang sudah ditentukan berdasarkan tradisi turun temurun. Panggung dankazari diberi alas selimut tebal berwarna merah yang disebut hi-mōsen.
Satu set boneka biasanya dilengkapi dengan miniatur tirai lipat (byōbu) berwarna emas untuk dipasang sebagai latar belakang. Di sisi kiri dan kanan diletakkan sepasang miniatur lampion (bombori). Perlengkapan lain berupa miniatur pohon sakura dan pohon tachibana, potongan dahan bunga persik sebagai hiasan.
Tangga teratas

Dua boneka yang melambangkan kaisar (o-dairi-sama) dan permaisuri (o-hina-sama) diletakkan di tangga paling atas. Dalam bahasa Jepang, dairi berarti "istana kaisar", dan hina berarti "sang putri" atau "anak perempuan". Wilayah Kansai dan Kanto memiliki urutan kanan-kiri yang berbeda dalam penempatan boneka kaisar dan permaisuri, namun susunan boneka di setiap anak tangga berikutnya selalu sama.
Tangga kedua

Tiga boneka puteri istana (san-nin kanjo) diletakkan di tangga kedua. Ketiga puteri istana membawa peralatan minum sake. Boneka puteri istana yang paling tengah membawa mangkuk sake (sakazuki) yang diletakkan di atas sampō. Dua boneka puteri istana yang lain membawa poci sake (kuwae no chōshi), dan wadah sake yang disebut (nagae no chōshi). Gigi salah satu boneka puteri istana dihitamkan (ohaguro) dan alisnya dicukur habis. Dalam boneka versi Kyoto, puteri istana yang paling tengah dari Kyoto membawa shimadai (hiasan tanda kebahagiaan dari daun pinus, daun bambu, dan bunga ume
Tangga ketiga
Lima boneka pemusik pria (go-nin bayashi) berada di tangga ketiga. Empat musisi masing-masing membawa alat musik, kecuali penyanyi yang membawa kipas lipat. Alat musik yang dibawa masing-masing pemusik adalah taiko, ōkawa, kotsuzumi, dan seruling.
Tangga keempat
Dua boneka menteri (daijin) yang terdiri dari Menteri Kanan (Udaijin) dan Menteri Kiri (Sadaijin) berada di tangga ke-4. Boneka Menteri Kanan digambarkan masih muda, sedangkan boneka Menteri Kiri tampak jauh lebih tua. Dari sudut pandang pengamat, Menteri Kanan berada di sebelah kiri, sedangkan Menteri Kiri berada di sebelah kanan.
Tangga kelima
Pada tangga kelima diletakkan tiga boneka pesuruh pria (shichō). Ketiganya masing-masing membawa bungkusan berisi topi (daigasa) yang dibawa dengan sebilah tongkat, sepatu yang diletakkan di atas sebuah nampan, dan payung panjang dalam keadaan tertutup. Dalam boneka versi lain, pesuruh pria membawa penggaruk dari bambu (kumade) dan sapu.[2] Selanjutnya, kereta sapi dan berbagai miniatur mebel yang dijadikan hadiah pernikahan diletakkan di atas tangga-tangga di bawahnya.
Hidangan
Chirashizushi hidangan HinamatsuriHidangan istimewa untuk anak perempuan yang merayakan Hinamatsuri antara lain: kue hishimochi, kue hikigiri, makanan ringan hina arare, sup bening dari kaldu ikan tai atau kerang (hamaguri), serta chirashizushi. Minumannya adalah sake putih (shirozake) yang dibuat dari fermentasi beras ketan dengan mirin atau shōchū, dan kōji. Minuman lain yang disajikan adalah sake manis (amazake) yang dibuat dari ampas sake (sakekasu) yang diencerkan dengan air dan dimasak di atas api.
Mengenal Kanji
aa_gus, Sabtu, 27 Desember 2008
Kanji adalah huruf-huruf yang berasal dari China. Huruf kanji merupakan huruf yang dibuat berdasarkan benda-benda yang ada di alam. Gambar-gambar tersebut kemudian disederhanakan sehingga menjadi bentuknya seperti yang ada sekarang. Misalnya sawah (ta) bentuknya adalah 田 atau kotak segi empat, seperti petak-petak sawah. Huruf kanji masuk ke Jepang sekitar abad ke-4 pada zaman dinasti Kan sehingga dinamakan kanji yang artinya “huruf negeri Kan”. 
Walaupun mengadopsi huruf dari Cina, tidak semua huruf kanji Jepang sama dengan Cina karena ada beberapa yang sudah mengalami penyederhanaan bentuk. Jumlah kanji yang ada di Jepang juga tidak sebanyak yang ada di Cina. Pada tahun 1981, Jepang menetapkan daftar 1945 huruf kanji yang dipakai sehari-hari.
Huruf kanji terbentuk dari bebrapa garis atau coretan. Coretan-coretan tersebut membentuk bagian-bagian kanji yang kemudian digabungkan dengan bagian lain sehingga membentuk satu huruf kanji yang utuh.
Sebagian besar huruf kanji mempunyai sebuah bagian yang merupakan coretan dasar atau disebut dengan “bushu”. Bushu ini berfungsi untuk mengklasifikasikan huruf kanji. Selain itu, bushu juga bermanfaat untuk mempermudah dalam mencari car abaca ataupun arti dari sebuah huruf kanji pada kamus kanji.
Berdasarkan letaknya, bushu dibagi menjadi tujuh, yaitu:
1. hen : bushu yang berada di bagian kiri huruf kanji
2. tsukuri : bushu yang berada di bagian kanan huruf kanji
3. kanmuri : bushu yang berada di bagian atas huruf kanji
4. ashi : bushu yang berada di bawah huruf kanji
5. tare : bushu yang membentuk seperti siku-siku dari bagian atas ke bagian bawah huruf kanji
6. nyoo : bushu yang membentuk seperti siku-siku dari bagian kiri ke bagian bawah kanan huruf kanji
7. kamae : bushu yang tampak seolah-olah mengelilingi bagian kanji lainnya.
Sebuah huruf kanji dapat dihitung jumlah coretannya. Kanji yang paling sederhana memiliki satu coretan sedangkan yang paling kompleks mempunyai 24 coretan. Jumlah coretan juga dapat digunakan sebagai jalan untuk mencari bunyi dan arti sebuah kanji.
Huruf kanji sebagian besar mempunyai dua car abaca yaitu kun-yomi atau cara baca Jepang dan on-yomi atau cara baca Cina. Dalam kamus kanji, cara baca Jepang (kun-yomi0 ditulis dengan huruf Hiragana sedangkan car abaca Cina (on-yomi) ditulis dengan huruf Katakana.
Ada beberapa aturan untuk menulis huruf kanji, yaitu:
1. coretan horizontal dibuat dari kiri ke kanan
2. coretan vertical dibuat dari atas ke bawah
3. huruf yang berupa coretan horizontal bersusun ditulis dai atas ke bawah
4. huruf yang berupa coretan vertical sejajar, ditulis dari kiri ke kanan
Hari Libur di Jepang
aa_gus, Minggu, 21 Desember 2008Hari-hari Libur Resmi
• 1 Januari Tahun Baru (Ganjitsu)
Di hari-hari awal tahun baru terdapat tradisi melakukan hatsumode (kunjungan pertama ke kuil).
• Senin minggu ke-2 bulan Januari
Hari Kedewasaan (Seijin no hi). Upacara bernama Seijin shiki diadakan di seluruh Jepang untuk menyambut penduduk yang mencapai usia 20 tahun.
• 11 Februari
Hari Pembentukan Negara (Kenkoku kinen no hi) yaitu hari untuk memperingati penobatan Kaisar Jepang yang pertama.
• 20 atau 21 Maret
Hari Ekuinoks Musim Semi (Shunbun no hi), Hari untuk melakukan ziarah ke makam.
• 29 April
Hari Shōwa (Shōwa no hi). Hari libur untuk memperingati ulang tahun Kaisar Shōwa menurut keputusan Parlemen Jepang tertanggal 13 Mei 2005.
• 3 Mei
Hari Peringatan Konstitusi (Kenpo kinenbi) Hari mulai berlakunya Konstitusi Jepang.
• 4 Mei
Hari Hijau (Midori no hi). Hari libur untuk mencintai tumbuhan dan berterima kasih atas hasil alam
• 5 Mei
Hari Anak-anak (Kodomo no hi) Hari kesehatan dan kesejahteraan anak-anak, dan sering disebut Hari Anak Laki-laki.
• Senin minggu ke-3 bulan Juli
Hari Laut (Umi no hi) Hari berterima kasih pada lautan dan samudra.
• Senin minggu ke-3 bulan September
Hari Penghormatan Orang Lanjut Usia (Keirō no hi). Hari memperhatikan kesejahteraan orang lanjut usia.
• 23 September
Hari Ekuinoks Musim Gugur (Shūbun no hi). Hari untuk melakukan ziarah ke makam.
• Senin minggu ke-2 bulan Oktober
Hari Olahraga dan Kesehatan (Taiiku no hi) Hari libur untuk memperingati hari pembukaan Olimpiade Tokyo 1964.
• 3 November
Hari Kebudayaan (Bunka no hi) Dulunya merupakan hari libur untuk memperingati hari ulang tahun Kaisar Meiji, tetapi kemudian dijadikan hari libur untuk mempromosikan kebudayaan Jepang.
• 23 November
Hari Berterimakasih pada Pekerja/Buruh (Kinro kansha no hi) Hari libur untuk menghormati kaum buruh dan merayakan hasil produksi.
• 23 Desember
Hari Ulang Tahun Kaisar (Tennō tanjobi) Hari libur untuk merayakan ulang tahun Kaisar Jepang yang sekarang.
Libur Tidak Resmi
Selain hari libur resmi yang ditetapkan pemerintah, Jepang juga memiliki tradisi liburan tidak resmi.
• Libur Golden Week
Golden Week adalah pekan di akhir bulan April dan awal bulan Mei yang secara kebetulan ada 4 hari libur resmi yang hampir berurutan (29 April, 3 Mei, 4 Mei, dan 5 Mei). Sebagian besar kantor-kantor memutuskan untuk meliburkan pegawainya selama periode Golden Week. Di tahun 2005, sebagian perusahaan dan bisnis tutup selama 10 hari mulai tanggal 29 April sampai tanggal 9 Mei, karena 2 Mei dan 6 Mei adalah dua hari kerja yang terjepit di antara hari libur resmi dan libur akhir pekan.
• Libur Obon
Libur Obon (Obon yasumi) adalah hari-hari libur tidak resmi sebelum dan sesudah tanggal 15 Agustus. Walaupun perayaan Obon tidak merupakan hari libur resmi, perusahaan dan pemilik usaha sering meliburkan diri selama beberapa hari (13-16 Agustus) atau hingga satu minggu. Libur Obon digunakan untuk berziarah ke makam dan berkumpul dengan sanak keluarga di kampung halaman. Kantor pemerintah tetap buka seperti biasa, walaupun sebagian besar pegawai meminta cuti untuk merayakan Obon.
• Libur Tahun Baru Jepang
Libur Tahun Baru Jepang (Oshogatsu yasumi) adalah kesempatan pulang ke kampung halaman dan berkumpul dengan sanak keluarga untuk merayakan hari Tahun Baru. Liburan tahun baru lamanya berbeda-beda tergantung pada kebijaksanaan masing-masing kantor. Kantor-kantor pemerintahan dan swasta biasanya tutup sejak menjelang akhir tahun (29 Desember atau 30 Desember) hingga beberapa hari sesudah Tahun Baru.
Hari-hari Perayaan Tradisi
Sebagai negara yang memelihara kelangsungan tradisi, ada hari-hari tertentu yang bukan merupakan hari libur, tetapi merupakan hari-hari khusus yang dirayakan secara luas di Jepang.
Tanggal Nama perayaan dalam Bahasa Indonesia Nama perayaan dalam Bahasa Jepang Keterangan dan tradisi yang terkait
• 3 Februari
Hari Pergantian Musim (Setsubun) Dulunya orang Jepang selalu memperingati hari-hari yang menandai pergantian musim (setahun ada 4 kali Setsubun), tetapi sekarang yang diperingati hanyalah hari yang terjepit di antara akhir musim dingin dan awal musim semi. Pada hari Setsubun ada tradisi melempar kacang kedelai untuk mengusir hantu (oni). Di kuil-kuil Shinto diadakan upacara melempar-lempar kacang kedelai yang juga dilakukan oleh bintang tamu orang-orang terkenal. Di rumah-rumah orang Jepang, kacang kedelai dilempar-lemparkan sambil mengucap mantera: Oni wa soto, fuku wa uchi (Hantu ke luar, rezeki ayo ke dalam!)
• 3 Maret
Hari Anak Perempuan (Hina Matsuri) Hari untuk mendoakan kesehatan dan pertumbuhan anak perempuan. Di rumah orang Jepang yang mempunyai anak perempuan usia sekolah, terdapat tradisi untuk memajang boneka pasangan pengantin (ひな人形 hina ningyo) dalam upacara pernikahan zaman Heian.
• 7 Juli
Festival Tanabata (Tanabata matsuri). Konon festival ini berasal dari legenda kuno Tiongkok mengenai kisah cinta seorang penenun yang bernama Orihime and penggembala sapi yang bernama Hikoboshi. Pasangan yang sedang dilanda cinta ini hanya dapat bertemu setahun sekali di hari Tanabata, di saat tempat tinggal mereka di bintang Vega dan bintang Altair yang terpisahkan Galaksi Bima Sakti (Ama no gawa) letaknya menjadi sangat berdekatan.
Pada perayaan Tanabata, anak-anak sekolah dan pasangan yang sedang berpacaran menuliskan keinginan, harapan, dan cita-cita masa depan di atas Tanzaku (kertas persegi panjang). Tanzaku kemudian digantung di dahan-dahan pohon bambu bersama-sama dengan hiasan beraneka warna agar keinginan yang dituliskan menjadi terkabul.
• 15 Agustus
Perayaan Obon (Obon) Kesempatan berkumpul dengan sanak keluarga di kampung halaman bagi orang Jepang. Kabarnya pada hari ini para arwah leluhur diberi izin untuk turun ke bumi mengunjungi sanak keluarga.
• 15 November
Perayaan usia tujuh-lima-tiga tahun (Shichi-Go-San) Perayaan untuk mendoakan kesehatan anak perempuan yang sudah genap berusia 7 dan 3 tahun, dan anak laki-laki yang sudah genap berusia 5 tahun. Tradisi ini merupakan kewajiban bagi para orang tua untuk membawa anak-anak yang sudah genap berusia 7, 5 atau 3 tahun ke kuil-kuil Shinto untuk didoakan.
Pada perayaan ini kita bisa melihat anak-anak yang sedang merayakan Shichi-go-san mengenakan pakaian kimono yang bagus-bagus. Para orang tua memanfaatkan kesempatan ini untuk mengabadikan anak-anak yang sudah berpakaian bagus dengan membuat foto keluarga di studio foto.


